Senin, 05 Maret 2012

Pengalaman Terindah di SMP N 8

    SMP 8 itu sekolahku. Tempat aku belajar dan berbagi. Pengalaman-pengalamanku selama disana sudah tidak terhitung jumlahnya. Ada yang suka dan ada pula yang duka. Tapi, pengalamanku yang paling berkesan mungkin ketika ikut pelajaran Membatik di kelas 8.

    Ketika itu, kita semua (baca: aku dan teman sekelasku) masih termasuk pembatik amatir (baca: baru pertama kali pegang alat membatik). Guru membatiknya itu baik (baca: baik diluarnya). Karena baru pertama kali memegang alat batik (yang sangat tradisional) teman kami banyak yang melakukan kesalahan dan menumpahkan malam (lilin untuk membatik) ke segala arah.

    Kejadian waktu itu lucu dan aneh sekali. Jadi, ceritanya temanku ada yang tidak sengaja menumpahkan malam dan membakar wadah kompor sumbu minyak tanah yang berupa kardus bekas. Temanku dan teman sekelompoknya (ada aku disana) panik sekali. Awalnya apinya hanya kecil, terus karena panik temanku menuangkan isi jerigen plastik yang ada di dekatnya ke apinya. Mungkin dia kira itu air, tapi apinya malah tambah besar. Ternyata itu minyak tanah. Karena tidak bisa dipadamkan akhirnya guru kami membantu memadamkannya dan memarahi kami semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar